Pamekasan, UA Media— Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Annuqayah (UA) menggelar kegiatan Outbound Learning dalam rangka pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Inklusi dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di TK Muslimat NU VI Dasuk, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan pembelajaran di luar kelas ini menjadi bagian dari upaya Prodi PIAUD menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual bagi mahasiswa. Melalui kunjungan langsung ke sekolah inklusi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga dapat mengamati secara langsung praktik pembelajaran dan pendampingan anak dengan beragam karakteristik dan kebutuhan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berkesempatan mengenal lebih dekat lingkungan pendidikan inklusif, pola interaksi guru dengan peserta didik, serta berbagai pendekatan yang digunakan dalam menciptakan suasana belajar yang ramah dan mampu mengakomodasi kebutuhan setiap anak.
Pembelajaran secara langsung di sekolah juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menghubungkan materi perkuliahan dengan realitas di lapangan. Pendidikan inklusi menuntut calon pendidik PAUD memiliki kepekaan terhadap perbedaan kemampuan, karakter, gaya belajar, serta kebutuhan individual anak.
Melalui kegiatan outbound learning ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa setiap anak memiliki potensi yang perlu dikembangkan dengan pendekatan yang tepat. Keberagaman karakteristik anak bukan menjadi hambatan dalam pembelajaran, melainkan menjadi bagian penting yang harus dipahami oleh pendidik.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan observasi, komunikasi, kerja sama, dan refleksi akademik. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa PIAUD ketika nantinya terjun sebagai pendidik dan berhadapan dengan kondisi peserta didik yang beragam.
Ainul Hasanah, M.Si, Ketua Prodi PIAUD Universitas Annuqayah terus mendorong model pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa. Hal ini sejalan dengan pengembangan pendidikan PIAUD yang menempatkan pengalaman lapangan sebagai bagian penting dalam membentuk calon pendidik anak usia dini yang kompeten, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap pendidikan yang inklusif.
“Kegiatan Outbound Learning di TK Muslimat NU VI Dasuk diharapkan semakin memiliki perspektif yang utuh mengenai pendidikan inklusi dan anak berkebutuhan khusus serta mampu menerapkannya dalam praktik pendidikan anak usia dini secara humanis, ramah anak, dan berkeadilan,” pungkasnya.