Mekkah, UA Media- Program Kuliah Kerja Nyata Internasional Universitas Annuqayah di Sekolah Indonesia Mekkah resmi berakhir pada Rabu, 9 September 2026, pukul 07.30 waktu Arab Saudi.
Upacara penutupan yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan itu menandai berakhirnya program pengabdian yang dimulai sejak 16 Agustus 2026.
Kepala SIM, Mustafa, S.Pd., M.Pd., membuka sambutan dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN atas dedikasi mereka selama hampir sebulan penuh.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena sejumlah program kerja tidak dapat terlaksana secara maksimal.
"Kami mohon maaf karena beberapa proker tidak bisa berjalan seperti yang direncanakan. Kondisi di Makkah memiliki aturan dan keterbatasan tersendiri yang tidak selalu bisa kita siasati," kata Mustafa.
Ia berharap kerja sama dengan Universitas Annuqayah tidak berhenti di sini. Namun ia juga menitipkan rekomendasi konkret untuk pelaksanaan KKN berikutnya.
"Kegiatan di SIM didominasi oleh belajar mengajar. Kami berharap ke depan mahasiswa yang dikirim adalah mereka yang berasal dari program studi pendidikan, atau setidaknya sudah dibekali kemampuan dasar mengajar sebelum berangkat," ujarnya.
Rekomendasi ini disambut positif oleh tim KKN. Andrianto, Ketua Posko, mengakui bahwa penyesuaian di lapangan memang menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menyinkronkan rencana program dengan jadwal sekolah yang padat dan peraturan setempat yang ketat.
"Masukan Pak Mustafa sangat berharga. Kami akan sampaikan kepada pihak universitas agar menjadi pertimbangan serius untuk angkatan berikutnya," kata Andrianto.
Penandatanganan Memorandum of Understanding dan Memorandum of Agreement antara Universitas Annuqayah dan SIM menjadi salah satu agenda dalam kegiatan penutupan. Kerja sama formal ini membuka jalan bagi keberlanjutan program KKN Internasional di SIM pada tahun-tahun mendatang.
Laporan: Tim KKN Internasional Universitas Annuqayah · Sekolah Indonesia Mekkah, 9 September 2026